Artikel dan Berita

4 ALAM KITA

Darimanakah asal kita, dimanakah kita sekarang,lalu kemanakah tujuan akhir kita?

Pertanyaan diatas harus sering kita hadirkan dalam ingatan-ingatan kita, mari persentasinya kita tambah.Ketika kita dalam alam rahim kondisi jasad kita sangat lemah, namun ruh kita sudah kuat dan murni usia alam itu kurang lebih 9 Bulan 10 hari. Setelah lahir berangsur-angsur keadaan jasad semakin kuat seiring dengan suplai menu jasad. Lalu bagaimana dengan ruh kita ketika didunia yang hanya Allah berikan kesempatan kurang lebih 63 Tahun, tentu sangat beragam keadaannya diantaranya :

1. Ada yang bagus jasadnya dalam rendahnya kondisi ruhani

2. Ada yang Mulia ruhaninya dalam keterbatasan jasad

3. Ada yang jasad dan ruhnya mulia

4. Ada yang ruhnya lemah sebanding dengan lemahnya jasad.

Begitulah keadaan milyaran manusia yang pernah menghuni bumi ini. Siapa kita itu tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah seberapa besar usaha kita untuk senantiasa menjaga stamina ruh dan jasad ini agar siap untuk menempuh alam selanjutnya. Alam apakah itu? Alam Barzah pastinya. Tubuh boleh terbakar api, boleh juga tenggelam dalam samudera bahkan bisa juga di mangsa binatang buas. Tetapi semua akan berkumpul di barzah, Bagaimana kondisi ruh saat itu? Kalau jasad tak usahlah lagi ditanya.

Ada Ruh yang bersenang-senang di paruh burung  hijau di pohon-pohon syurga itulah ruhnya para suhada, ada yang dipeluk bumi laksana seorang ibu memeluk bayinya, Ada pula yang terhimpit dan terbakar sehingga remuk tulang-tulangnya. Sampai seberapa lamakah? sampai usia dunia saja, Sampai terdengar suara terompet Malaikat Isrofil  yang menggiring manusia berkumpul. Pada periode ini adalah saat kita lahir kembali Menuju kehidupan yang sebenarnya,kehidupan yang sempurna, Hari ditimbang amalan-dunia untuk di jual kepada Allah dengan harga Syurga Atau malah harga neraka.Karena kondisi jasad dan ruh saat itu sempurna maka kenikmatan yang dirasakan oleh jasad dirasakan juga oleh ruh dengan sempurna, Begitupula jika penderitaan menyapa jasad maka ruhpun dapat merasakannya dengan sempurna.(Rohmat Santosa/EBS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *