Gallery Kegiatan MPDM PENGAJIAN

Pesantren Ramadhan keluarga SDIT Muhammadiyah Gunung Terang

Hari kedua :
Ghibah yang dibolehkan :

  • Seseorang yang mengadu kepada alim ulama untuk menyelesaikan suatu masalah
  • Menyelamatkan seseorang dari suatu bahayanya seseorang lainnya (contoh : jika si Fulan datang kepadamu, maka menghindarlah karna dia suka berhutang dan susah membayarnya)
  • menyebutkan kekurangan seorang ahli hadits (contoh : beliau sudah tua dan suka lupa, maka berhati-hati mengambil hadits darinya)

 

Bahaya Lisan
Oleh : Ust. Friansyah, M.Pd. I
Surah Al Hujurat ayat 11 :

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰ أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِّن نِّسَاءٍ عَسَىٰ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ} [الحجرات : 11

Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Sombong itu menolak kebenaran dari Allah dan merendahkan orang lainnya. Tidak akan pernah masuk syurga seseorang yang didalam hatinya terdapat rasa sombong walaupun sebesar biji sawi.

Orang yang melakukan perbuatan buruk dari lisannya yang salah satunya yaitu ghibah. Ghibah itu sangat berbahaya, Allah mengibaratkan bahwa seorang muslim yang meng ghibah kan seseorang muslim lainnya seolah-olah memakan daging bangkai manusia saudaranya.

Perbuatan itu merupakan perbuatan syaithon yang dari awal sudah dikibarkan permusuhan dengan manusia, syaithon menggoda dan membujuk manusia menjebak dalam perbuatan buruk dari berbagai macam cara (depan, belakang, kanan dan kiri).

Satu saja perbuatan buruk yang berasal dari lisan manusia, maka amalan ibadah perbuatan yang telah dilakukan akan sia-sia dan ditempatkan di neraka. Jangan kalian menghilangkan pahala sedekah dengan menjelek-jelekkan/menghina orang yang kamu beri sedekah.

Untuk menjadi muslim yang baik maka harus kita jaga lisan dengan sebaik-baiknya. Menjaga dua anggota tubuh manusia (yaitu antara dua rahang dan dua kaki) maka Rasul menjamin seorang tersebut masuk syurga, karena anggota tubuh tersebut bisa sangat jadi sumber perbuatan dosa.

Ghibah yaitu menyebutkan keadaan seseorang yang tidak disukai/tidak nyaman dari seseorang tersebut walaupun benar adanya.

Fitnah yaitu menyebutkan keadaan seseorang yang tidak disukai/tidak nyaman dari seseorang tersebut dan tidak benar adanya.

Orang yang berghibah akan merasakan kerugian karena pahala orang yang berghibah akan berpindah kepada orang yang terghibah. Jika pahala orang yang berghibah telah habis, maka dosa orang yang terghibah akan berpindah kepada orang yang meng-ghibah.

Imam Mubarok berkata, pergilah kalian dari sebuah majelis ghibah seolah-olah kalian lari dari singa.

Dosa dari lisan juga yaitu adanya adu domba (namimah) ada terdapat dalam surat Al Qolam 10- 11.

{وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ} [القلم : 10]

(Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina)

{هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ} [القلم : 11]

(yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah)

Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dalam kitab Shahihnya no. 6477 dan Muslim dalam kitab Shahihnya no. 2988 [3] dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda.

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيْهَا يَهْوِى بِهَا فِي النَّارِأَبْعَدَمَا بَيْنَ الْمَسْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

Sesungguhnya seorang hamba yang mengucapkan suatu perkataan yang tidak dipikirkan apa dampak-dampaknya akan membuatnya terjerumus ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat

Tidak akan masuk syurga bagi seseorang yang tidak menjaga lisan dengan tetangganya. Orang yang tidak dapat mengendalikan lisannya akan mendapatkan murka Allah SWT.

Doa khusus agar terhindar dari bahaya lisan :
“Audzubika min sarri sam’i wa min sarri bashori wa min sarri lisani wa sarri manniyi”

Pertanyaan :
#cara bertaubat dari ghibah?
Taubat nasuha Ada 4 cara :
1. Menyesali
2. Tidak mengulangi
3. Berjanji
4. Minta maaf
Kalau ternyata tobat kita ketika minta maaf atau diungkapkan malah memperkeruh keadaan, maka cukup meminta maaf sewajarnya saja.

#bercanda dengan teman, apakah termasuk dalam ghibah?
Bercanda yang tidak terlalu atau tidak sampai berlebih-lebihan sehingga menimbulkan sakit hati seorang tersebut. Itu merupakan masih dalam sebatas kewajaran.

#kita merasa terzholimi, kita mengadukan kepada seseorang. Apakah itu termasuk ghibah?
Jika seseorang yang jadikan tempat aduan, dan memberikan solusi dan menjaga rahasia, maka itu ghibah yang diperbolehkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *